Di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah, pasar properti justru mencatat fenomena menarik. Bali mulai dilihat bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga safe haven bagi kapital

global, dengan okupansi hotel yang tetap kuat di kisaran 68–72% dan meningkatnya minat

investor asing ke Asia Tenggar

a.