Eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global, termasuk sektor properti di Indonesia. Gangguan pasokan energi dapat mendorong kenaikan biaya logistik dan harga material konstruksi impor, sementara tekanan inflasi berpotensi membuat suku bunga tetap tinggi dan memengaruhi bunga KPR komersial.


Di tengah ketidakpastian global, sektor rumah tapak menengah dan KPR subsidi masih relatif stabil karena proteksi suku bunga tetap. Strategi investasi yang tepat dan pemanfaatan material dalam negeri menjadi langkah penting menghadapi dinamika pasar properti saat in