POTENSI PENIPUAN BELI RUMAH PAKAI EMAS


Sobat IWA, belakangan ini ramai diberitakan dugaan transaksi properti dengan cara yang tidak lazim. Ada oknum yang diduga mencoba menyamarkan hasil kejahatan dengan membeli rumah menggunakan kepingan emas, bukan melalui transfer perbankan.


Kenapa hal ini perlu diwaspadai? Karena dalam transaksi properti yang sehat, proses pembayaran seharusnya dilakukan secara transparan dan dapat dilacak (traceable). Rekam jejak transaksi melalui sistem perbankan menjadi salah satu bentuk perlindungan hukum bagi semua pihak yang terlibat.


Emas memang merupakan aset bernilai tinggi, tetapi bukan alat tukar yang umum digunakan dalam transaksi jual beli properti berskala besar. Penggunaan metode pembayaran yang tidak lazim berpotensi menimbulkan berbagai risiko, mulai dari sengketa hingga dugaan tindak pidana.


Transaksi properti yang aman sebaiknya dilakukan melalui mekanisme yang legal, terdokumentasi dengan baik, dan melibatkan pihak-pihak yang berwenang. Ini bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga upaya melindungi hak pembeli maupun penjual.


Jadi, kalau ditawari transaksi properti dengan cara-cara yang tidak biasa, jangan langsung tergiur. Pastikan seluruh prosesnya transparan, memiliki dasar hukum yang jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan.