IWA Blog

ENCOURAGEMENT

ENCOURAGEMENT

ENCOURAGEMENT
By Galatia Chandra
Source: Hacking Your Mind book

Sekelompok katak melakukan perjalanan ke dalam hutan, sedang asyik-asyiknya mereka melompat tanpa mereka sadari 2 di antaranya terjatuh ke dalam sebuah lubang yang agak dalam.

Semua teman-temannya berkumpul di pinggir lubang tersebut. Ketika mereka melihat betapa dalamnya lubang itu. Mereka sangat pesimis bahwa Teman mereka akan dapat keluar lubang tersebut hidup-hidup. Mereka semua berkomentar bahwa tidak ada harapan untuk bisa keluar.

Kedua katak tersebut tidak menghiraukan komentar-komentar negatif teman-temannya dan mereka berusaha melompat keluar lubang tersebut dengan segenap tenaga.

Kawan-kawannya yang dipinggir lubang berteriak terus menerus: “stop, stop percuma… kamu ga akan berhasil. Kamu pasti mati”

Akhirnya, 1 dari katak tersebut mendengarkan teriakan teman-temannya itu, dia menyerah. Dia malahan menjatuhkan dirinya ke dalam lumpur & membiarkan dirinya terbenam hingga mati agar penderitaannya tidak terus berlanjut.

Sementara katak satunya lagi tetap melanjutkan lompatannya sekeras yang dia bisa. Sekali lagi semua kawan-kawannya meneriaki dia untuk tidak usah berusaha lagi, menghentikan rasa sakitnya dan masuk ke dalam lumpur tersebut agar penderitaannya segera sirna seperti temannya yang sudah mendahuluinya.

Dia melompat lebih keras lagi dan akhirnya berhasil keluar dari lubang tersebut. Teman-temannya takjub padanya. Mereka bertanya: “Apa kamu tidak Mendengar suara kami?”

Katak itu rupanya tuli… Dia malahan berpikir ketika sayup-sayup mendengar suara teman-temannya. Dia menyangka teman-temannya menyemangatinya untuk dapat keluar dari lubang tersebut.

Berhati-hatilah dengan lidah kita. Ada kekuatan hidup dan mati di dalamnya. Kata-kata yang Positif & Motivatif akan mampu mengangkat dan menolong seseorang untuk melewati masalahnya dengan tegar. Ingatlah selalu jika kita tidak dapat memotivasi seseorang paling setidaknya kita tidak mendemotivasi dirinya. Ketika kita tidak bisa menolong paling setidaknya kita tidak membuat dirinya tambah susah.

Ketika kita mendapat kabar bahwa ada teman kita, saudara kita yang terkena Covid-19, apa yang kita lakukan? Bertanya: Kok bisa kena? Kenapa tidak hati-hati? Kok teledor sekali. Atau… Sudah dikasih tau berkali-kali untuk berhati-hati, menggunakan masker dan jaga protokol Kesehatan. Masih bandel. Rasain..

Demikian juga kata-kata yang destruktif pada mereka yang sedang jatuh seringkali dapat membunuhnya. Kata seperti: “Ah betapa kasihannya kamu. Kayanya nasibmu buruk sekali. Aku tidak tahu mesti bicara apa. Percuma… Tidak ada gunanya… Daripada mengeluarkan kata-kata seperti itu, lebih baik keluarkan kata-kata yang menyemangatinya. Seperti misalnya “Tidak mengapa, semua bisa kita bangun kembali, Jangan dipikirkan tentang kenapa bisa terjadi. Tidak usah berpikir apa yang ada di belakang. Berpikir saja ke depan, bagaimana kamu bisa kembali sehat, tetap semangat dll dll.”

Ada kekuatan dalam ucapan kita. Pakailah itu untuk kebaikan. Mari jadilah orang-orang yang menyemangati hidup ini ketimbang menghancurkan semangat orang lain.

“If you are a leader, you should never forget that everyone needs encouragement. And everyone who receives it – young or old, successful or less-than-successful, unknown or famous – is changed by it.” John C. Maxwell

Have a GREAT day! GC

Previous Post

LIFE IS SO PRECIOUS

Next Post

JUMP LIKE A RABBIT

Leave a Comment

mahjong ways gacor

situs slot777 online